Koneksi sistem IoT ke Odoo

Prasyarat-Prasyarat

Untuk menghubungkan sistem IoT ke database Odoo, prasyarat berikut harus dipenuhi:

  • Aplikasi Internet of Things (IoT) harus diinstal.

  • Sistem IoT harus terhubung ke jaringan.

  • Perangkat yang terhubung ke Odoo harus berada di jaringan yang sama dengan sistem IoT.

Catatan

Disarankan untuk menghubungkan sistem IoT ke instance produksi, karena jenis lingkungan lain dapat menyebabkan masalah (misalnya, dengan pembuatan sertifikat HTTPS).

Connection

Untuk menghubungkan sistem IoT ke database Odoo, buka aplikasi IoT dan klik Connect.

Browser kemudian memindai jaringan tempat komputer terhubung untuk mencari sistem IoT yang tersedia. Jika sistem IoT terdeteksi, sistem akan terhubung secara otomatis. Jika beberapa sistem IoT ditemukan, pilih yang sesuai di popup yang terbuka, lalu klik Connect. Jika tidak ada sistem IoT yang terdeteksi secara otomatis, coba hubungkan ke database menggunakan kode pemasangan atau token koneksi.

Tip

Nama sistem IoT terdiri dari nomor seri motherboard IoT box atau komputer Windows, diikuti dengan kode pemasangan.

Koneksi menggunakan kode pemasangan

Catatan

  1. Ambil kode pemasangan sistem IoT:

    Hubungkan IoT box ke monitor eksternal atau printer USB. Jika IoT box sudah terpasang sebelumnya, restart sistem.

    • Monitor eksternal: Kode pemasangan akan ditampilkan di layar setelah (me)restart IoT box.

    • Printer yang terhubung melalui USB: Kode pemasangan harus dicetak secara otomatis.

    Tip

    Jika tidak ada monitor eksternal atau printer yang terhubung ke IoT box, akses beranda IoT box; kode ditampilkan di bagian Kode Pemasangan.

  2. Di Odoo, buka aplikasi IoT dan klik Hubungkan.

  3. Di popup Searching for an IoT Box yang terbuka, klik Use Pairing Code.

  4. Masukkan Pairing code dan klik Connect.

Koneksi menggunakan token koneksi

  1. Aktifkan mode pengembang.

  2. Di Odoo, buka aplikasi IoT dan klik Hubungkan.

  3. Di popup Searching for an IoT Box yang terbuka, klik Offline pairing.

  4. Di popup Pair an IoT Box offline yang terbuka, salin Token.

  5. Akses beranda IoT box atau Windows virtual IoT.

  6. Di bagian Odoo database connected, klik Configure.

  7. Tempelkan token ke dalam kolom Token Server dan klik Hubungkan.

Catatan

Setelah sistem IoT terhubung ke database:

Lihat juga

Troubleshooting

Formulir sistem IoT

Setelah sistem IoT terhubung ke database Odoo, sistem tersebut ditampilkan sebagai kartu di aplikasi IoT. Klik kartu untuk mengakses formulir sistem IoT, yang memungkinkan Anda mengakses homepage IoT box atau Windows virtual IoT dan melihat daftar perangkat yang terhubung ke sistem IoT.

Tip

  • Aktifkan mode pengembang untuk mengakses Informasi Teknis sistem IoT, seperti Alamat Domain, Versi Image, dan Tanggal Berakhir Sertifikat SSL. Secara default, driver secara otomatis diperbarui setiap kali sistem IoT di-restart. Untuk menonaktifkan pembaruan otomatis, hapus centang pada opsi Pembaruan driver otomatis.

  • On the IoT system's form, click the Test button to test the connection between the IoT system and Odoo and assess the quality of the system's Internet connection.

Memutuskan koneksi sistem IoT dari database

Untuk memutuskan koneksi sistem IoT dari database, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi IoT dan klik kartu sistem IoT yang relevan.

  2. Klik ikon (Actions), dan pilih Delete.

Tip

Atau:

  1. Akses beranda IoT box atau Windows virtual IoT.

  2. Klik Configure di bagian Odoo database connected.

  3. Klik Disconnect di popup yang muncul.

Sertifikat HTTPS

HTTPS adalah versi aman dan terenkripsi dari HTTP. Protokol ini menggunakan sertifikat TLS (sebelumnya SSL) untuk mengautentikasi server dan melindungi data yang dipertukarkan antara browser dan situs web. Beberapa perangkat jaringan, seperti terminal pembayaran, memerlukan sertifikat HTTPS yang valid untuk berkomunikasi dengan sistem IoT; tanpa sertifikat tersebut, perangkat tidak dapat berinteraksi dengan baik.

Catatan

Dalam dokumentasi ini dan di seluruh Odoo, istilah sertifikat HTTPS merujuk pada sertifikat SSL yang valid yang memungkinkan koneksi HTTPS.

Ketika sistem IoT (di-)mulai dan terhubung ke database, sistem tersebut secara otomatis mengunduh sertifikat HTTPS jika database memenuhi kriteria kelayakan berikut:

  • Database harus merupakan instance produksi. Instance database tidak boleh berupa salinan, duplikat, staging, atau lingkungan pengembangan.

  • Langganan Odoo harus sedang berjalan (status In Progress).

Ketika sertifikat telah diterima:

  • Alamat homepage sistem IoT diperbarui ke URL HTTPS baru yang diakhiri dengan .odoo-iot.com.

  • Banner Sertifikat HTTPS menampilkan periode validitas sertifikat. Untuk melihat informasi ini, klik tombol (roda gigi) di kanan atas homepage sistem IoT.

    Halaman utama IoT box dengan tanggal validitas sertifikat HTTPS.